2 TIMOTIUS (2 Timothy)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca):
1- 2 -34

Dibawah ini adalah seluruh isi Injil Surat Paulus Yang Kedua Kepada Timotius 2 (2 TIMOTIUS / 2TIM / 2 Timothy 2)
Terjemahan Baru Bahasa Indonesia Sehari Hari English [Amplified]
2:1-13 = Panggilan untuk ikut menderita
(1) Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.(1) Timotius, anakku! Hendaklah engkau menjadi kuat oleh rahmat yang diberikan kepada kita, karena kita bersatu dengan Kristus Yesus.(1) SO YOU, my son, be strong (strengthened inwardly) in the grace (spiritual blessing) that is [to be found only] in Christ Jesus.
(2) Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.(2) Ajaran yang dahulu sudah kaudengar dari saya di depan banyak orang, hendaklah kaupercayakan kepada orang-orang yang dapat dipercayai dan yang cakap mengajar orang lain.(2) And the [instructions] which you have heard from me along with many witnesses, transmit and entrust [as a deposit] to reliable and faithful men who will be competent and qualified to teach others also.
(3) Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.(3) Engkau harus turut menderita sebagai prajurit Kristus Yesus yang setia.(3) Take [with me] your share of the hardships and suffering [which you are called to endure] as a good (first-class) soldier of Christ Jesus.
(4) Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.(4) Seorang prajurit yang sedang tugas, tidak akan menyibukkan dirinya dengan urusan-urusannya sendiri, sebab ia ingin menyenangkan hati panglimanya.(4) No soldier when in service gets entangled in the enterprises of [civilian] life; his aim is to satisfy and please the one who enlisted him.
(5) Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.(5) Seorang olahragawan tidak akan menjadi juara di dalam suatu pertandingan, kalau ia tidak mentaati peraturan-peraturan.(5) And if anyone enters competitive games, he is not crowned unless he competes lawfully (fairly, according to the rules laid down).
(6) Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil usahanya.(6) Petani yang sudah bekerja keras, dialah yang pertama-tama berhak mendapat hasil tanaman.(6) [It is] the hard-working farmer [who labors to produce] who must be the first partaker of the fruits.
(7) Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam segala sesuatu.(7) Renungkanlah apa yang saya kemukakan itu, sebab Tuhan akan memberikan kepadamu kesanggupan untuk mengerti semuanya.(7) Think over these things I am saying [understand them and grasp their application], for the Lord will grant you full insight and understanding in everything.
(8) Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.(8) Ingatlah ini: Kabar Baik yang saya beritakan itu adalah kabar tentang Yesus Kristus, keturunan Daud; Dialah Kristus yang sudah hidup kembali dari kematian.(8) Constantly keep in mind Jesus Christ (the Messiah) [as] risen from the dead, [as the prophesied King] descended from David, according to the good news (the Gospel) that I preach.
(9) Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu.(9) Karena memberitakan Kabar Baik itulah, saya menderita; malah sampai dirantai seperti seorang penjahat. Tetapi perkataan Allah tidak dapat dirantai.(9) For that [Gospel] I am suffering affliction and even wearing chains like a criminal. But the Word of God is not chained or imprisoned!
(10) Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.(10) Itulah sebabnya saya tabah menanggung semuanya itu demi kepentingan orang-orang yang sudah dipilih oleh Allah, supaya mereka pun mendapat keselamatan yang diberikan melalui Kristus Yesus, dan yang disertai keagungan yang abadi.(10) Therefore I [am ready to] persevere and stand my ground with patience and endure everything for the sake of the elect [God's chosen], so that they too may obtain [the] salvation which is in Christ Jesus, with [the reward of] eternal glory.
(11) Benarlah perkataan ini: "Jika kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup dengan Dia;(11) Sungguh benar perkataan ini, "Kalau kita sudah mati bersama Dia, kita akan hidup juga bersama Dia.(11) The saying is sure and worthy of confidence: If we have died with Him, we shall also live with Him.
(12) jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita;(12) Kalau kita tetap tabah, kita akan memerintah juga bersama Dia. Kalau kita mengingkari Dia, Ia juga akan mengingkari kita.(12) If we endure, we shall also reign with Him. If we deny and disown and reject Him, He will also deny and disown and reject us.
(13) jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya."(13) Kalau kita tidak setia, Ia tetap setia, sebab tak dapat Ia bertentangan dengan diri-Nya sendiri."(13) If we are faithless [do not believe and are untrue to Him], He remains true (faithful to His Word and His righteous character), for He cannot deny Himself.
2:14-26 = Nasihat dalam menghadapi pengajar yang sesat
(14) Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan sungguh-sungguh kepada mereka di hadapan Allah, agar jangan mereka bersilat kata, karena hal itu sama sekali tidak berguna, malah mengacaukan orang yang mendengarnya.(14) Hendaklah engkau mengingatkan orang-orang mengenai semuanya ini. Di hadapan Allah, nasihatkanlah mereka supaya jangan bertengkar mengenai istilah-istilah. Itu tidak ada gunanya, malahan hanya mengacaukan orang-orang yang mendengarnya.(14) Remind [the people] of these facts and [solemnly] charge them in the presence of the Lord to avoid petty controversy over words, which does no good but upsets and undermines the faith of the hearers.
(15) Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.(15) Hendaklah engkau berusaha sungguh-sungguh supaya diakui oleh Allah sebagai orang yang layak bekerja bagi-Nya. Berusahalah supaya engkau tidak malu mengenai pekerjaanmu, melainkan mengajarkan dengan tepat ajaran-ajaran benar dari Allah.(15) Study and be eager and do your utmost to present yourself to God approved (tested by trial), a workman who has no cause to be ashamed, correctly analyzing and accurately dividing [rightly handling and skillfully teaching] the Word of Truth.
(16) Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan.(16) Jauhilah percakapan-percakapan yang tidak ada gunanya dan yang menghina Allah. Percakapan-percakapan seperti itu hanya membuat orang semakin jahat.(16) But avoid all empty (vain, useless, idle) talk, for it will lead people into more and more ungodliness.
(17) Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus,(17) Ajaran orang-orang itu menjalar seperti penyakit kanker yang ganas. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus.(17) And their teaching [will devour; it] will eat its way like cancer or spread like gangrene. So it is with Hymenaeus and Philetus,
(18) yang telah menyimpang dari kebenaran dengan mengajarkan bahwa kebangkitan kita telah berlangsung dan dengan demikian merusak iman sebagian orang.(18) Mereka sudah menyeleweng dari ajaran yang benar, dan mengacaukan kepercayaan sebagian orang. Mereka berkata bahwa kebangkitan dari kematian sudah terjadi.(18) Who have missed the mark and swerved from the truth by arguing that the resurrection has already taken place. They are undermining the faith of some.
(19) Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: "Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya" dan "Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan."(19) Tetapi dasar kokoh yang dibuat oleh Allah tidak dapat digoncangkan. Di atasnya tertulis ini, "Tuhan mengenal orang-orang milik-Nya", dan "Orang yang berkata bahwa ia milik Tuhan, orang itu harus berhenti melakukan perbuatan yang salah".(19) But the firm foundation of (laid by) God stands, sure and unshaken, bearing this seal (inscription): The Lord knows those who are His, and, Let everyone who names [himself by] the name of the Lord give up all iniquity and stand aloof from it.
(20) Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.(20) Di dalam rumah yang besar terdapat macam-macam perabot. Ada yang dibuat dari perak atau emas, tetapi ada juga yang dari kayu atau tanah. Ada yang dipakai untuk keperluan istimewa, dan ada juga yang dipakai untuk keperluan biasa.(20) But in a great house there are not only vessels of gold and silver, but also [utensils] of wood and earthenware, and some for honorable and noble [use] and some for menial and ignoble [use].
(21) Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.(21) Orang yang membersihkan dirinya dari semua yang jahat, orang itu akan dipakai untuk keperluan yang istimewa. Ia menjadi milik yang khusus dan berguna bagi tuannya. Ia disediakan untuk dipakai bagi setiap pekerjaan yang baik.(21) So whoever cleanses himself [from what is ignoble and unclean, who separates himself from contact with contaminating and corrupting influences] will [then himself] be a vessel set apart and useful for honorable and noble purposes, consecrated and profitable to the Master, fit and ready for any good work.
(22) Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.(22) Jauhilah kesenangan-kesenangan orang muda. Berusahalah untuk hidup menurut kemauan Allah, setia pada ajaran-Nya dan mengasihi sesama, serta mempunyai ketentraman hati. Hiduplah demikian bersama mereka yang berseru meminta pertolongan kepada Tuhan dengan hati yang murni.(22) Shun youthful lusts and flee from them, and aim at and pursue righteousness (all that is virtuous and good, right living, conformity to the will of God in thought, word, and deed); [and aim at and pursue] faith, love, [and] peace (harmony and concord with others) in fellowship with all [Christians], who call upon the Lord out of a pure heart.
(23) Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran,(23) Janganlah ikut dalam perdebatan orang-orang bodoh yang tidak tahu apa-apa. Engkau tahu bahwa semua itu hanya menimbulkan pertengkaran.(23) But refuse (shut your mind against, have nothing to do with) trifling (ill-informed, unedifying, stupid) controversies over ignorant questionings, for you know that they foster strife and breed quarrels.
(24) sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar(24) Orang yang bekerja buat Tuhan tidak patut bertengkar; ia harus ramah terhadap semua orang, dan dapat mengajar orang dengan baik dan sabar.(24) And the servant of the Lord must not be quarrelsome (fighting and contending). Instead, he must be kindly to everyone and mild-tempered [preserving the bond of peace]; he must be a skilled and suitable teacher, patient and forbearing and willing to suffer wrong.
(25) dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran,(25) Ia harus dengan lemah lembut mengajari orang-orang yang suka melawan; mudah-mudahan Allah memberi kesempatan kepada orang-orang itu untuk bertobat dari dosa-dosa mereka dan mengenal ajaran yang benar.(25) He must correct his opponents with courtesy and gentleness, in the hope that God may grant that they will repent and come to know the Truth [that they will perceive and recognize and become accurately acquainted with and acknowledge it],
(26) dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya.(26) Dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, dan terlepas dari perangkap Iblis yang telah menawan mereka dan memaksa mereka mengikuti kemauannya.(26) And that they may come to their senses [and] escape out of the snare of the devil, having been held captive by him, [henceforth] to do His [God's] will.

2 TIMOTIUS (2 Timothy)
Daftar Pasal (silahkan klik nomor pasal yang ingin di baca):
1- 2 -34

Last Update : Sunday, 13 April 2008 Kembali ke halaman utama Created By OTAK INFO


Jika ada pertanyaan, saran atau kritik tentang desain atau cara pemakaian (navigasi) atau yang berhubungan dengan isi alkitab dalam website ini,
jika ada kata atau kalimat yang salah eja atau titik atau bahkan koma,
maka jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan (menghubungi) kepada webmaster melalui email ke
alkitab (at) otak (dot) info